Ini pernah saya tanyakan kepada seseorang, beliau memberikan jawaban lewat cerita seperti ini,
ada dua laki-laki misalkan, yang satu dia jarang solat kerjaannya keluyuran malem, dia minta pengen sesuatu katakanlah gitar, dia berdoa sama Allah. Lelaki yang satu lagi, dia ikhwan rajin ke mesjid, rajin ibadah dsb tapi ko rasanya doanya dia belum dikabulkan juga sama Allah, ini kenapa?
jawabannya diilustrasikan seperti ini,
misalkan saja kita sedang di angkot, ada pengamen nih. Pengamen pertama tampilannya sangar, serem, nyanyi nya kurang bagus, bajunya lecek, dan sebagainya... otomatis karena tampilannya seperti itu kita pengen dia cepet-cepet pergi kan? cepet-cepet deh kita kasih uang ke pengamen itu. lain halnya dengan pengamen yang kedua, pengamen ini tampilannya rapih, bajunya bersih, apalagi ditambah suaranya merdu, pas deh sama lagunya, biasanya kalau ada yang ngamen kaya gini kita betah pengen dengerin lagunya sampe abis malah, baru deh kita kasih uangnya.
Dari kisah dua pengamen tersebut bisa diambil makna nya mungkin seperti ini,
Allah belum mengabulkan doa kita karena Dia sebenarnya ingin lebih deket, lebih lama sama kita, pengen liat sejauh mana pengorbanan kita akan sesuatu, ah Allah ternyata masih merindukan kita dan tidak ingin kita cepat-cepat pergi darinya kalau langsung dikabulkan doanya.
Lain halnya dengan orang yang pertama tadi dianalogikan pengamen jenis pertama tadi.
bisa lah kalian tarik sendiri maknanya tipe orang jenis pengamen pertama hehe, cmiiw :)
ada dua laki-laki misalkan, yang satu dia jarang solat kerjaannya keluyuran malem, dia minta pengen sesuatu katakanlah gitar, dia berdoa sama Allah. Lelaki yang satu lagi, dia ikhwan rajin ke mesjid, rajin ibadah dsb tapi ko rasanya doanya dia belum dikabulkan juga sama Allah, ini kenapa?
jawabannya diilustrasikan seperti ini,
misalkan saja kita sedang di angkot, ada pengamen nih. Pengamen pertama tampilannya sangar, serem, nyanyi nya kurang bagus, bajunya lecek, dan sebagainya... otomatis karena tampilannya seperti itu kita pengen dia cepet-cepet pergi kan? cepet-cepet deh kita kasih uang ke pengamen itu. lain halnya dengan pengamen yang kedua, pengamen ini tampilannya rapih, bajunya bersih, apalagi ditambah suaranya merdu, pas deh sama lagunya, biasanya kalau ada yang ngamen kaya gini kita betah pengen dengerin lagunya sampe abis malah, baru deh kita kasih uangnya.
Dari kisah dua pengamen tersebut bisa diambil makna nya mungkin seperti ini,
Allah belum mengabulkan doa kita karena Dia sebenarnya ingin lebih deket, lebih lama sama kita, pengen liat sejauh mana pengorbanan kita akan sesuatu, ah Allah ternyata masih merindukan kita dan tidak ingin kita cepat-cepat pergi darinya kalau langsung dikabulkan doanya.
Lain halnya dengan orang yang pertama tadi dianalogikan pengamen jenis pertama tadi.
bisa lah kalian tarik sendiri maknanya tipe orang jenis pengamen pertama hehe, cmiiw :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar